Semarang – Pusat Pengembangan Bahasa (PPB) UIN Walisongo Semarang kembali mengukir prestasi gemilang dengan mencatatkan pendapatan Badan Layanan Umum (BLU) sebesar Rp 1.481.901.250 sepanjang tahun 2025. Pencapaian ini menandai pertumbuhan signifikan dari semester pertama yang telah melampaui target 124% dengan raihan Rp 584.670.000.

Daviq Rizal, M.Pd., Kepala PPB UIN Walisongo Semarang, menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh tim yang telah mendorong capaian luar biasa ini. Diversifikasi layanan menjadi kunci utama keberhasilan PPB dalam meraih kepercayaan publik. Walisongo English Proficiency Test (WEPT) dan IMKA untuk mahasiswa S1 menjadi kontributor terbesar dengan porsi lebih dari 70% total pendapatan, disusul layanan tes umum yang terus diminati masyarakat luas.

Inovasi sistem pengujian berbasis teknologi turut mendongkrak performa PPB. Integrasi platform Moodle dengan Safe Exam Browser dan fitur proctoring telah menjadi model praktik terbaik yang dipresentasikan di Forum Institusi Layanan Bahasa (FILBA) II di Universitas Mataram pada Oktober 2025. Sistem ini bahkan menarik minat institusi lain seperti UPA Bahasa Universitas Tidar Magelang dan UIN Sunan Kudus untuk mengadopsinya.

Program kursus bahasa juga menunjukkan tren positif sepanjang tahun. General English telah mencapai Level 6 dengan peserta dari berbagai perguruan tinggi ternama seperti UNDIP, Unnes, Unika, dan Udinus. Sementara itu, English for Kids mengalami lonjakan spektakuler dari Rp 210.000 di Januari menjadi jutaan rupiah di akhir tahun. Layanan penerjemahan dan cetak ulang sertifikat turut berkontribusi menambah pundi-pundi pendapatan.

Yang patut dibanggakan adalah layanan proofreading PPB yang kini mendapat pengakuan luas dari pihak eksternal. Sebagian besar pelanggan layanan ini justru berasal dari luar UIN Walisongo Semarang, membuktikan bahwa kualitas penyuntingan naskah akademik PPB telah dipercaya oleh kalangan akademisi dan profesional dari berbagai institusi.

Kemitraan strategis dengan IDP Education sebagai co-owner IELTS serta penyelenggaraan TOEFL ITP Digital bersama IIEF semakin memperkuat posisi PPB sebagai pusat layanan bahasa terpercaya. Kepercayaan ini juga terbukti dengan dipilihnya PPB sebagai penyelenggara seleksi beasiswa Mesir dan Maroko serta program Language and Academic Preparation Programme (LAPP) 2025.

Menutup tahun 2025, PPB masih terus produktif dengan menyelenggarakan pelatihan TOEFL bagi 20 guru dari Yayasan Pendidikan Muslimat NU pada 29-31 Desember. Program ini merupakan gelombang pertama dari enam gelombang yang direncanakan berlanjut di tahun 2026.

Dengan capaian pendapatan yang melampaui ekspektasi, PPB UIN Walisongo Semarang membuktikan bahwa inovasi, profesionalisme, dan komitmen pada kualitas layanan mampu menghasilkan dampak nyata bagi pengembangan kompetensi bahasa di Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *