Semarang — Pusat Pengembangan Bahasa (PPB) UIN Walisongo Semarang menerima kunjungan kerja dari Unit Penunjang Akademik (UPA) Bahasa UIN Madura pada Rabu, 12 Agustus 2026, mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai, bertempat di Gedung PPB UIN Walisongo Semarang. Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari surat permohonan UPA Bahasa UIN Madura Nomor B-0416/Un.31/UPT.3/R.00.1/07/2026, yang telah disetujui oleh PPB UIN Walisongo melalui surat balasan Nomor 1018/Un.10.0/P3/TU.00.00/07/2026 tertanggal 21 Juli 2026.

Delegasi UIN Madura dipimpin oleh Dr. Eva Nikmatul Rabbianty, M.Pd., selaku Kepala UPA Bahasa UIN Madura, didampingi oleh Nurul Fadhilah, M.Li.; Abdul Wafi, S.S., M.Pd.; Fadhila Natha Adriyani, S.Pd.; dan Roychan Yasin, S.S., M.Pd.I. Rombongan disambut langsung oleh Kepala PPB UIN Walisongo Semarang, Daviq Rizal, M.Pd., bersama staf PPB, yaitu Ela Salasifah, M.Kes.; Fanny Kartika Fajriyani, M.K.M.; dan Sari Dewi Noviyanti, M.Pd.

Dalam kunjungan tersebut, kedua belah pihak melakukan diskusi dan berbagi pengalaman (best practice) terkait pengelolaan layanan kebahasaan di lingkungan perguruan tinggi Islam negeri. PPB UIN Walisongo memaparkan enam pilar layanan unggulannya, meliputi pelaksanaan Tes WEPT/IMKA secara online, offline (paper-based), dan onsite melalui sistem E-Learning berbasis Moodle; Kursus General English (English for Kids, Teens, University, dan Conversation Class); Kursus WEPT, IMKA, dan TOEFL ITP sebagai program persiapan tes intensif bagi mahasiswa dan alumni; layanan Terjemahan dan Proofreading Bahasa Arab serta Bahasa Inggris; Self-Access Center (SAC) sebagai ruang belajar mandiri; hingga Co-working Space yang dapat dimanfaatkan secara gratis oleh sivitas akademika. Turut dipaparkan pula sistem keamanan sertifikat digital WEPT dan IMKA yang telah terintegrasi dengan platform resmi seperti tugasakhir.walisongo.ac.id dan ijazah.walisongo.ac.id, sebagai bagian dari komitmen PPB dalam mendukung layanan kebahasaan yang terintegrasi, profesional, dan berbasis teknologi.

Kunjungan kerja ini diharapkan dapat memperkuat sinergi dan kerja sama antarlembaga pengembangan bahasa di lingkungan UIN se-Indonesia, sekaligus menjadi ajang tukar pengalaman dalam meningkatkan mutu layanan kebahasaan bagi civitas akademika masing-masing perguruan tinggi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *