Semarang – Pusat Pengembangan Bahasa (PPB) UIN Walisongo Semarang kembali menorehkan prestasi dengan meraih penghargaan sebagai unit kerja dengan kinerja pendapatan terbaik dalam Kategori Unit pada peringkat kedua dalam Evaluasi Kinerja Semester I Badan Layanan Umum (BLU) Tahun 2026. Penghargaan tersebut diserahkan dalam acara yang berlangsung di Ruang Teater Gedung Rektorat, Selasa (4/8/2026), dan diterima langsung oleh Kepala PPB UIN Walisongo, Daviq Rizal, M.Pd.
Capaian ini menjadi istimewa karena merupakan ketiga kalinya secara berturut-turut PPB dipercaya meraih penghargaan kinerja terbaik BLU. Sebelumnya, PPB telah meraih penghargaan serupa pada Semester I Tahun 2025 dan Semester II Tahun 2025. Konsistensi ini menegaskan bahwa keberhasilan PPB bukanlah pencapaian sesaat, melainkan hasil dari pengelolaan yang stabil dan berkelanjutan dari waktu ke waktu.
Capaian ini menegaskan konsistensi PPB dalam mengelola layanan kebahasaan yang tidak hanya berorientasi pada mutu akademik, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pendapatan BLU universitas. Sebagai unit yang menaungi berbagai layanan strategis, mulai dari penyelenggaraan ITP TOEFL sebagai Authorized Test Center IIEF, tes WEPT dan IMKA, kursus bahasa, hingga jasa penerjemahan dan proofreading, PPB berhasil mengoptimalkan potensi layanan tersebut secara efektif dan akuntabel.

Penghargaan ini diberikan bersamaan dengan apresiasi kepada sejumlah fakultas dan unit kerja berprestasi lainnya, sebagaimana disampaikan oleh Rektor UIN Walisongo Semarang, Prof. Dr. Musahadi, dalam sambutannya. Ia menegaskan bahwa evaluasi kinerja yang dilakukan secara berkala merupakan wujud tata kelola BLU yang sistematis dan terukur.
“Sebagai BLU, kita memiliki regulasi yang sistematis terkait pengelolaan, perencanaan, hingga evaluasi yang dilakukan secara berkala. Tata kelola ini menjadi fondasi agar seluruh program berjalan secara terarah dan akuntabel,” ujar Prof. Musahadi.
Torehan tiga kali berturut-turut ini menjadi bukti bahwa unit kerja berskala menengah pun mampu tampil unggul dalam kinerja pendapatan apabila dikelola dengan strategi yang tepat dan tata kelola yang baik. Hal ini sejalan dengan temuan evaluasi Kementerian Agama yang disampaikan pada rangkaian kegiatan yang sama, bahwa keberhasilan organisasi lebih ditentukan oleh kualitas manajemen dan optimalisasi sumber daya, bukan semata ukuran unit.
Dengan diraihnya penghargaan ini untuk ketiga kalinya, PPB UIN Walisongo semakin memantapkan diri sebagai pusat layanan kebahasaan unggulan yang mendukung visi internasionalisasi kampus, sekaligus menjadi motivasi bagi unit kerja lain untuk terus berinovasi dalam meningkatkan kinerja dan kontribusinya bagi universitas.

